Presiden Jokowi : Pendidikan Harus Link Match Dengan Dunia Industri

JAKARTA, LELEMUKU.COM - Selamat datang di website Pemilihan Lelemuku, saat ini anda sedang membaca berita dan informasi terbaru terkait pemilihan di Indonesia dengan judul Presiden Jokowi : Pendidikan Harus Link Match Dengan Dunia Industri. Silahkan melanjutkan untuk membaca informasi selengkapnya.

Menyinggung masalah pembangunan sumber daya manusia (SDM), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan bahwa ini merupakan masalah yang harus bisa diselesaikan. Data terakhir, menurut Presiden, tenaga kerja Indonesia 51 persen merupakan lulusan SD (Sekolah Dasar).

“Ini persoalan yang harus kita selesaikan, bagaimana mereka upscaling atau rescaling harus dilakukan besar-besaran. Enggak mungkin kita lakukan hanya sepuluh ribu, seratus ribu, kita butuhnya jutaan yang kita upgrade itu, bukan ratusan ribu, bukan puluhan ribu, jutaan,” tegas Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2019, di Shangri-La, Kota BNI, Jakarta Pusat, Kamis (9/5) pagi.

Kembali pendidikan, Presiden Jokowi berharap agar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di-link and match dengan industri-industri yang ada. Ia menegaskan agar jangan membiarkan SMK bergerak sendiri, link-an dengan industri sehingga sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan yang ada di lapangan.

“Jangan sekarang digital ekonomi, SMK masih jurusannya jurusan bangunan. Sudah 50 tahun lebih jurusan bangunan,” tutur Presiden.

Pada kesempatan itu, Presiden juga mengingatkan perlunya menyiapkan SDM untuk hal-hal yang baru. Ia memberi contoh Filipina yang mengembangkan Business Process Outsourcing (BPO), sehingga jasa-jasa, baik yang berkaitan dengan keuangan dan lain-lain bisa dikerjakan di Filipina, tetapi pemiliknya ada di banyak negara.

“Itu sekarang menjadi income terbesar di Filipina. Anak-anak kita juga pintar-pintar seperti itu, pintar-pintar. Business Process Outsourcing. Jangan sudah bepuluh-puluh tahun, 50 tahun lebih jurusan masih jurusan bangunan, jurusan mesin. Yang jelas dong mesin, mesin apa gitu,” ujar Presiden.’

Meskipun beberapa SMK sudah mulai berubah, Presiden Jokowi menegaskan, dirinya ingin semuanya berubah. Ia mengingatkan, dunia perubahannya sudah begitu sangat cepat seperti ini, Artificial intelligence, Big Data, Internet of Things, Virtual Reality, 3D Printing. Sementara kita masih jurusan bangunan, jurusan mesin.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan para gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh tanah air.

Sumber Berita : Setkab

Terima kasih karena anda telah membaca berita terbarudan menarik terkait Presiden Jokowi : Pendidikan Harus Link Match Dengan Dunia Industri, silahkan bagikan informasi ini kepada rekan-rekan anda.