Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Pengaruhi Warga Miskin

JAKARTA, LELEMUKU.COM - Selamat datang di website Pemilihan Lelemuku, saat ini anda sedang membaca berita dan informasi terbaru terkait pemilihan di Indonesia dengan judul Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Pengaruhi Warga Miskin. Silahkan melanjutkan untuk membaca informasi selengkapnya.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjawab berbagai tudingan yang bermunculan terkait rencana Pemerintah menaikkan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Tidak hanya itu, pemerintah juga memberikan usulan untuk mendisiplinkan peserta yang menunggak iurannya, khususnya peserta mandiri.

Namun, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi di Kementerian Keuangan RI Nufransa Wira Sakti menegaskan bahwa kenaikan iuran tidak akan mempengaruhi penduduk miskin dan tidak mampu.

Menurutnya, untuk kenaikan kelas 2 dan kelas 1 tetap dipertimbangkan dalam batas kemampuan bayar masyarakat (ability to pay). Jika ada peserta yang merasa benar-benar berat membayar, bisa saja peserta yang bersangkutan melakukan penurunan kelas, misalnya dari semula kelas 1 menjadi kelas 2 atau kelas 3, atau dari kelas 2 turun ke kelas 3.

“Khusus untuk peserta mandiri kelas 3 hanya akan naik menjadi sebesar Rp42 ribu, sama dengan iuran bagi orang miskin dan tidak mampu yang iurannya dibayar oleh Pemerintah. Bahkan bagi peserta mandiri kelas 3 yang merasa tidak mampu dengan besaran iuran ini, dan nyata-nyata tidak mampu, dapat dimasukkan ke dalam Basis Data Terpadu Kemensos, sehingga berhak untuk masuk PBI yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah,” terangnya.

Hingga saat ini, masih terdapat sekitar 134 juta jiwa yang iurannya dibayarkan oleh APBN dan APBD. Sebanyak 96,6 juta penduduk miskin dan tidak mampu, iurannya dibayar oleh Pemerintah Pusat (APBN) yang disebut Penerima Bantuan Iuran (PBI). Sementara 37,3 juta jiwa lainnya dibayarkan oleh Pemda (APBD) melalui kepesertaan penduduk yang didaftarkan oleh Pemda (yang terkadang disebut juga PBI Daerah).

Sementara untuk pekerja penerima upah, baik ASN Pusat/Daerah, TNI, POLRI maupun pekerja swasta, penyesuaian iuran akan ditanggung bersama oleh pekerja dan pemberi kerja.

Dia juga menegaskan kepada siapapun pihak yang menyatakan pemerintah abai terhadap rakyat yang tidak mampu dalam BPJS kesehatan ini untuk memberikan data lain yang valid . Menurutnya, pemerintah akan selalu memikirkan kesehatan masyarakat, khususnya yang tidak mampu sesuai dengan janji para pendiri bangsa. [okezone.com] Terima kasih karena anda telah membaca berita terbarudan menarik terkait Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Pengaruhi Warga Miskin, silahkan bagikan informasi ini kepada rekan-rekan anda.